Monday, September 07, 2015

Dampak Tes Masuk Sekolah Dasar

    
Sampai saat ini hampir semua Pengelola Taman Kanak-Kanak sudah memberikan pelajaran berhitung kepada siswa didiknya setara dengan mereka yang belajar di bangku Sekolah dasar ( SD ). Padahal seharusnya anak-anak usia diani tersebut mengutamakan pengembangan kecerdasan dan penanaman nilai-nilai budi pekerti.
Sementara wali muird menuntut agar anak mereka setelah mengikuti pembelajaran di Taman Kanak-Kanak sudah memiliki kemampuan membaca, menlis dan berhitung.
     Tuntutan wali murid merupakan akibat langsung dari kebijakan beberapa Sekolah Dasar (SD), yang menerapkan sistem seleksi dalam penerimaan siswa barunya. Dan penyelenggara Sekolah Dasar (SD) melakukan kebijakan ini dengan kepentingan untuk mempertahankan predikat sekolahnya. Bagi siswa baru yang sudah menguasai TESTINGNYA ! tentu saja menjadi pilihan satu-satunya. Sistem SIMALAKAMA yang dihadapi tenaga pendidikan Taman Kanak-Kanak akan berakibat fatal. Anak menjadi korban dari 3 elemen sekaligus. 1. Bagi peyelenggara Taman Kanak-kanak
                2. Bagi penyelenggara Sekolah Dasar
                3. Juga orang tua mereka sendiri
hal ini tentu saja akan megarahkan tindak kekerasan terhadap anak, terutama dari segi PSIKIS : anak bisa kehilangan masa kekanak-kanakannya,keceriaan dan kesetabilan mentalnya yang disebabkan hampir seluruh waktunya untuk memahami dasar-dasar CALISTUNG.

Bagikan

Jangan lewatkan

Dampak Tes Masuk Sekolah Dasar
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.