Sunday, August 05, 2012

MOS (Masa Orientasi Siswa) yang Fun dengan 5 R 1 W


Alhamdulillah Madrasah Ibtidaiyah Bilingual Al Ikhlas (MIBA) memasuki tahun ke 5. Saat ini MIBA memasuki tahun ajaran 2012/2013... dan siswa-siswi baru pun mulai berdatangan. Untuk menyambut Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tahun ini terlebih dahulu seluruh siswa wajib mengikuti kegiatan MOS yang berlangsung selama 4 hari, dimulai tanggal 16-19 Juli 2012. 


Adapun kegiatan MOS ini mengacu pada prinsip KBM yang dilaksanakan MIBA yakni 5 R 1 W (Religi, Reading, Research, Reason, Ramah, dan Writing).
  1. Religi, bahwa KBM MIBA diorientasikan pada agama. Kegiatan, suasana, dan tujuan belajar diarahkan pada pencapaian agama. Kegiatan siswa, guru, dan orang tua siswa mulai berangkat ke sekolah hingga siswa pulang sekolah harus agamis. 
  2. Reading, sekolah dikembangkan sebagai lingkungan membaca. Siswa, guru, dan wali murid diajak untuk gemar membaca ada jam, hari, minggu, atau bulan membaca.
  3. Research, sekolah hendaknya menjadi tempat untuk mengembangkan kemampuan dan minat meneliti. Siswa dan guru selalu diajak untuk melakukan penelitian. Penelitian yang dilakukan siswa hendaknya sesuai dengan kemampuan dan minat siswa. Siswa hendaknya menjadi suka dan terbiasa meneliti. Penelitian ini dilakukan terutama dikaitkan dengan mata pelajaran.
  4. Reason, di sekolah sudah seharusnya dibelajarkan dan dikembangkan kemampuan bernalar. Siswa diajak untuk bernalar. Ini bisa dilatih dengan cara membelajarkan mereka untuk selalu bertanya. Pertanyaan ini bisa mulai dari pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, bagaimana, mengapa? 
  5. Ramah, suasana sekolah harus ramah. Ada hubungan kekeluargaan antara guru-siswa-wali murid-yayasan. Ada prinsip asah-asih-asuh. Perlu ada gerakan senyum. Ramah ini bisa merujuk pada ramah anak, ramah guru, ramah wali murid, ramah lingkungan, dan ramah kantong. Ramah anak artinya seluruh warga sekolah harus ramah kepada siswa. Suasana sekolah, bentuk bangunan, kurikulum, materi pembelajaran, media dan sumber belajar, dan penilaian pembelajaran hendaknya menjadikan siswa nyaman berada di sekolah. Siswa hendaknya didekatkan pada senang belajar, jauh dari rasa takut dan bosan belajar. Tempat yang paling dirindukan siswa, setelah rumah, hendaknya sekolah. Ramah guru artinya seluruh warga hendaknya menjadikan guru nyaman menjalankan tugasnya. Ramah wali murid artinya seluruh warga sekolah hendaknya menjadikan wali murid merasa menjadi warga sekolah. Ramah lingkungan artinya sekolah dibangun berdasarkan prinsip keindahan, kesehatan, kelestarian, keragaman, kenyamanan, kemungkinan sebagai sumber dan media belajar. Ramah kantong artinya sekolah diusahakan sebagai sekolah yang murah. Perlu dicari bidang usaha yang mampu menopang kebutuhan operasional sekolah.
  6. Writing, Sekolah dikembangkan sebagai lingkungan untuk memupuk kegemaran dan kemampuan menulis siswa, guru, dan wali murid. Ada karya tulisan bersama, ada juga karya tulisan masing-masing siswa, guru, atau wali murid.

Nah, berdasarkan 6 prinsip tersebut maka kegiatan MOS tiap harinya memiliki tema yang berbeda. Tentunya hal ini bertujuan agar paradigma bahwa MOS adalah sesuatu yang membosankan menjadi berbeda bagi siswa-siswi, MOS menjadi sesuatu yang fun (menyenangkan) dan selalu ditunggu-tunggu oleh siswa.

Hari pertama tanggal 16 Juli 2012 adalah babak baru bagi kelas 1 dan beberapa siswa pindahan. Oleh karenanya di hari pertama ini kegiatan MOS MIBA mengambil tema "Hari Perkenalan". Dan kegiatan yang dilakukan pun berkaitan dengan tema tersebut, misal game perkenalan dan dongeng. 



Hari kedua, 17 Juli, tema yang diambil adalah religi, siswa baru tentu saja diajari untuk melakukan shalat Duha bersama kakak kelasnya. Setelah itu dilanjutkan dengan cerita Nabi dan sahabat oleh Bunda dan Yandanya.

Hari ketiga, 18 Juli, tema yang diambil adalah research. Masing-masing kelas melakukan penelitian berbeda-beda. Ada yang meneliti bentuk daun, sayuran, empon-empon, meneliti sifat teman yang berbeda-beda. Dan tentu saja setelah meneliti, masing-masing siswa menghasilkan karya yang berbeda, ada siswa yang menghasilkan karya lewat tulisan penelitiannya, ada karya yang berupa lukisan bentuk daun.






Hari keempat, 19 Juli, tema yang diambil adalah kriya. Kelas 1 dan 2 melukis celengan. Celengan yang sudah dilukis tersebut akan digunakan sebagai media pembelajaran menabung bagi siswa. Beda dengan kegiatan menabung pada umumnya dimana siswa menabung kemudian guru membuat catatannya, di MIBA khusus untuk kelas 1 dan 2 siswa mencatat uang yang dimasukkan celengannya di buku tabungan masing-masing. Hal ini bertujuan selain melatih hidup hemat, siswa  belajar penjumlahan dan pengurangan secara langsung dalam kehidupannya, bukan hanya sekedar teori buku.

Sedangkan kriya untuk kelas 3, 4, 5 adalah belajar menganyam. Hasil anyaman ini kemudian dipasang sebagai hiasan di dinding-dinding kelas mereka.

Seluruh kegiatan berakhir dengan upacara penutupan MOS di keesokan harinya (tanggal 20 Juli 2012)







Bagikan

Jangan lewatkan

MOS (Masa Orientasi Siswa) yang Fun dengan 5 R 1 W
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.