Sunday, April 08, 2012

Penerimaan Rapor Evaluasi Tengah Semester 2 Tahun Ajaran 2011/2012 di MIBA

Sabtu, 7 April 2012, Madrasah Ibtidaiyah Bilingual Al Ikhlas (MIBA) mengundang seluruh wali murid untuk Penerimaan Hasil Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tengah Semester 2 tahun ajaran 2011-2012. Seperti biasa sebelum penerimaan hasil evaluasi KBM siswa, wali murid dikumpulkan di aula untuk mendapat wawasan tentang cara mendidik anak. Kali ini tema yang diusung adalah "Sebelas Pernyataan Tak Terucap dari Anak", dengan Prof. Wahyudi Siswanto sebagai pemateri. Secara sekilas berikut 11 pernyataan tak terucap dari anak kepada orang tua yang disampaikan oleh Prof. Wahyudi Siswanto:
  1. Cintailah aku sepenuh hati
  2. Aku ingin menjadi diri sendiri, maka hargailah aku
  3. Cobalah mengerti aku dan cara belajarku
  4. Jangan marahi aku di depan orang banyak
  5. Jangan bandingkan aku dengan kakak dan adikku
  6. Bapak dan ibu lupa, aku adalah fotocopymu
  7. Kian hari umurku kian bertambah, maka jangan selalu anggap aku sebagai anak kecil
  8. Biarkan aku mencoba, lalu beritahu bila aku salah
  9. Jangan membuat aku bingung, maka tegaslah padaku
  10. Jangan ungkit-ungkit kesalahanku
  11. Aku adalah "ladang pahala bagimu"


Selama 45 menit pencerahan tentang pendidikan anak disampaikan oleh Prof. Wahyudi, setelah itu seluruh wali murid menuju kelas putra-putrinya masing-masing untuk menerima Rapor Tengah Semester 2.




Baca selengkapnya

Sunday, April 01, 2012

Bule Datang di MIBA ..... What's????

Hello ... My name's Marisa ...
Hellooooooooooooooooooooo... jawaban serempak seluruh siswa MIBA (Madrasah Ibtidaiyah Bilingual Al Ikhlas). Semuanya excited dengan rombongan keluarga Mbak Marisa yang sudah ditunggu-tunggu dari pagi hari. Bagi anak-anak mungkin sudah biasa melihat orang berkulit putih atau istilahnya "bule" baik melihat di televisi atau bertemu langsung di tempat wisata. Namun untuk berkomunikasi secara langsung, moment dengan keluarga Mbak Marisa adalah untuk pertama kalinya. Mbak Marisa adalah salah satu mahasiswa Universitas Negeri Malang jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia yang berasal dari USA dan kebetulan partner dari salah satu bunda MIBA, bunda Erma. Kebetulan sedang berlibur di Malang bersama keluarganya, akhirnya bunda Erma mengajak  Mbak Marisa sekeluarga untuk berkunjung di  MIBA. 

Kesempatan emas ini tentu saja digunakan oleh MIBA untuk mengenalkan budaya asing kepada siswa secara langsung. Perbedaan RAS, kulit, budaya, bahasa bukanlah sebuah pembeda dan menjadi pemicu terjadinya konflik, perbedaan yang ada menjadi sesuatu yang indah dengan adanya toleransi dan ikatan persahabatan. Kedatangan keluarga Mbak Marisa menjadi sebuah motivasi tersendiri bagi siswa MIBA untuk semangat belajar bahasa asing dan mengejar impian mereka untuk belajar di luar negeri. Semoga impian mereka terwujud. Insyaallah.

Tidak hanya itu, kedatangan keluarga Mbk Marisa membuat siswa kelas IV dengan dibina bunda Erma termotivasi untuk menghasilkan sebuah buku yang berjudul To Miss Marisa, yang berisi surat pena untuk mbak Marisa. Dan tentu saja begitu buku itu cetak, siswa kelas IV sangat senang sekali. Satu karya lagi berhasil mereka wujudkan.


Foto siswa bersama Marisa's Family

Teman baru .. motivasi baru ... karya baru pun lahir. Semoga di tahun 2012 banyak teman baru yang berkunjung di MIBA. Sebuah sekolah pinggiran yang berusaha mengajarkan siswa untuk terus berani bermimpi meraih impian terutama bagi siswa yang berada di tengah ketidakberdayaan ekonomi yang menghimpit keluarga mereka. 

Syukron jiddan untuk bunda Erma yang baru bergabung di keluarga MIBA, namun sudah memberi sebuah motivasi tersendiri bagi siswa dan MIBA tunggu teman-teman dari Afrika di tahun 2012.

Baca selengkapnya
Pondok Romadhon Ceria di MIBA

Pondok Romadhon Ceria di MIBA

Setiap tahun ada saja ide kreatif dari tim kreatif MIBA. Pondok Romadhon tahun ini begitu berbeda dengan tahun yang sebelumnya karena sengaja mendatangkan seorang yang luar biasa untuk berbagi dengan keluarga besar MIBA. Dan tak ayal lagi, seluruh siswa sangat antusias mengikuti kegiatan Pondok Romadhon tahun ini. Perhatikan saja senyuman manis dari anak-anak MIBA.


Sosok seorang kak Acun, pakar psikologi pendidikan anak bersedia berbagi keceriaan di bulan Ramadhan dengan science, games dan joke
Meski baru mengenal dengan beliau tapi semua siswa sangat enjoy mengikuti segala gerak gerik yang dilakukan kak Acun. Luar Biasa. 
Games yang dilakukan sebagai perkenalan adalah permainan yang melibatkan keseimbangan otak kiri dan otak kanan. Tujuan permainan ini tentu saja untuk lebih mengaktifkan lagi otak kanan, yang selama ini penggunaan otak kiri biasanya lebih dominan dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar. Tidak lupa juga Kak Acun mengajak seluruh siswa bersama bunda yanda MIBA untuk joged bersama mengikuti alunan musik Raihan.

Secara runtut berikut kegiatan Pondok Romadhon Ceria di MIBA:
Check in
Seluruh siswa mulai kelas 1 sampai dengan kelas IV wajib datang jam 07.00 WIB dengan membawa semua bekal perlengkapan seperti perlengkapan mandi, obat pribadi, pakaian, perlengkapan tidur (selimut, bantal), dan bumbu serta bahan masakan. Siswa membawa perlengkapan tidur karena memang kegiatan pondok romadhon di MIBA di setting untuk melatih kemandirian siswa. Seluruh siswa wajib menginap di sekolah. 

Shalat Dhuha
Tak pernah ketinggalan untuk shalat Duha, sebagaimana di hari KBM. Semoga saja mereka kalau sudah besar mereka kan terbiasa melaksanakan shalat dhuha ini. 

Belajar dan Bermain dengan Kak Acun

Hampir setengah hari mulai jam 09.00-15.00 seluruh siswa asyik didampingi dengan kak Acun, bukan hanya bermain mereka juga dimotivasi untuk gemar menulis. Proses menulis ini dimulai dengan membuat spidol sendiri sampai dengan menghasilkan karya tulisan. Pembuatan spidol memakai bahan alami yang tentu saja bakal dijamin aman bagi anak-anak. Setelah membuat spidol seluruh siswa bersama-sama membuat karya tulis tentang impian mereka masing-masing. Tulisan yang terbaik tentu saja mendapat surprise tersendiri yang sudah disediakan oleh Kak Acun.




Bersih-bersih Diri
Di sore hari seluruh siswa menyiapkan perlengkapan mandi untuk berbenah diri dan mengikuti kegiatan Pondok Romadhon Ceria selanjutnya.

Waktunya Berbagi
Menjelang maghrib seluruh siswa dah bersiap-siap untuk berbagi dengan saudara. Iya seperti tahun sebelumnya, tahun ini pun seluruh siswa MIBA berbagi ta'jil kepada sesama. Kali ini bukan hanya pejalan kaki ataupun pengendara motor yang ada di jalan raya, seluruh siswa terbagi menjadi beberapa kelompok untuk kemudian berbagi ta'jil dengan masyarakat secara langsung "door to door".


Buka dan Sahur Bersama
Alhamdulillah .... bedug maghrib berbunyi. Setelah seharian beraktivitas, siswa MIBA menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh para bunda dan yanda dengan dibantu wali murid yang tergabung dalam paguyuban sekolah. Untuk kegiatan berbuka seluruh siswa begitu semangat, namun untuk kegiatan sahur, sepertinya beberapa siswa tampak enggan untuk menyantap menu yang ada di hadapannya. Beberapa bunda dan yanda pun tidak kalah untuk terus menyemangati siswa agar mau menyantap makanan yang da di depannya "Nak ... sahur tuh hukumnya sunah muakad lhoo... biar ntar kuat puasanya kaya yang kemaren" ... "Ayo.. Semangat.. buka mata ... waktunya sahur"...


 Jalan-jalan pagi
Biar tambah sehat, seusai sahur dan salat subuh seluruh siswa jalan-jalan pagi bersama yanda Irzam dan yanda Suhanto

Ila Liqo'
Sekitar pukul 07.30 seluruh siswa dah bersiap-siap untuk pulang. Akhirnya siswa MIBA terutama siswa kelas 1 yang masih baru 1 bulan bergabung dengan keluarga MIBA berhasil membuktikan bahwa mereka adalah anak yang mandiri ketika mereka diberi kepercayaan dan arahan untuk terus belajar hidup tanpa ketergantungan dengan orang tua. 

Salam sukses untuk seluruh anak-anak kami, seluruh siswa MIBA yang kian hari kian luar biasa. Insyaallah 


GALERI RAMADHAN CERIA

Kegiatan bangun pagi menjelang sahur

 Kegiatan antri cuci piring sendiri sesudah buka dan sahur


Kegiatan packing dan persiapan pulang dari Romadhon Ceria




 






Baca selengkapnya