Thursday, February 24, 2011

Ilmu adalah Kemuliaan

Belajar adalah istilah yang disenangi para ilmuwan,dijalani oleh anak-anak dan dibenci oleh orang dewasa. Bagi para ilmuwan belajar adalah sebuah perjalanan yang selalu ditempuh dalam mencari ilmu yang banyak dan memperkaya khasanah keilmuannya. Belajar juga dijalani oleh anak-anak mulai dari PG, TK, SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi yang bertujuan untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Sedangkan belajar juga menjadi musuh orang dewasa terlebih ketika orang dewasa tengah disibukkan oleh pekerjaan dan urusannya. Sebenarnya mulai kapan dan sampai kapan kita sebagai manusia harus belajar dan menuntut ilmu??

Berdasarkan hadist dari Rosulullah S.A.W.bahwa mencari ilmu itu sepanjang hidup, mulai lahir hingga mati. Bahkan dalam hadist lain diterangkan bahwa
mencari ilmu itu wajib (kewajiban) yang harus dilaksanakan setiap manusia. Dalam Al Quran sendiri menjanjikan bahwa orang yang mencari ilmu mendapatkan derajat paling mulia. Beberapa dasar diatas, jelas bahwa mencari ilmu adalah kewajiban manusia seumur hidup, sehingga jika anak-anak dituntut untuk belajar adalah hal yang wajar, tetapi bagi orang dewasa seakan-akan menjadi hal yang tidak perlu padahal juga menjadi sebuah kewajiban yang tigak tergantikan orang lain. Banyak orang dewasa dan lansia yang berpendapat bahwa mencari ilmu adalah kewajiban anak-anak dan orang muda, sedangkan mereka sudah bukan masanya. Sebuah pendapat yang benar-benar keliru dan sudah menjadi hal yang salah kaprah di masyarakat.

Sang pencipta memerintahkan umat manusia ( baik anak /orang dewasa ) untuk mencari ilmu mulai lahir sampai mati. Ingatlah kita bahwa TUHAN MAHA ADIL ! Berdasarkan penelitian kesehatan dunia, bahwa otak manusia bisa belajar mulai lahir sampai mati. Sehingga tidak ada alasan bagi siapapun untuk berhenti mencari ilmu sebab Allah telah menganugerahkan otak yang bisa belajar mulai lahir sampai mati. Lalu apa alasan yang tepat untuk berhenti mencari ilmu ?? jawabanya hanyalah KEMATIAN, sedangkan tua dan sakit bukanlah alasan dihadapan sang Pencipta.

Memang belajar dimasa muda ibarat mengukir di atas batu, dan belajar di masa tua seperti mengukir di atas air, tetapi keduanya masih bisa mengukirkan?????????????? Sungguh tidak ada alasan bagi siapapun khususnya orang tua untuk berhenti mencari ilmu. Sebab dengan ilmu kehidupan manusia akan lebih baik. Alasan kesibukan, mencari nafkah terbebani hutang tidak bisa menjadi penghalang bagi kewajiban menuntut ilmu, terlebih lagi alasan usia yang sudah tua, karena mencari ilmu bisa dilaksanakan dimana saja, kapan saja dan dari siapa saja. Bahkan dari menonton film pun kita bisa mendapatkan ilmu dan hikmah.
 


Orang yang berhenti mencari ilmu sebelum mati adalah orang yang kalah sebelum perang selasai, ibarat pelari yang menghentikan langkahnya sebelum garis finis, dengan kata lain sia-sia usahanya.Ilmu adalah alat untuk meningkatkan kehidupan manusia, bagi yang miskin bisa menjadi kaya, bagi yang bodoh bisa menjadi cerdas, bagi pemulung bisa jadi jutawan, bagi orang kejam bisa jadi lembut, bagi diktator bisa jadi dermawan dan bagi orang yang memiliki hati hitam bisa menjadi putih.

Dengan ilmu orang akan memiliki derajat yang berbeda, bahkan dalam hal "menyuguhkan" minuman kopi atau teh kepada tamupun akan berbeda jika kita bandingkan antara orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu.Sehingga jika kita ingin mulia carilah ilmu sampai ajal kita menjemput karena "Ilmu adalah Kemuliaan", siapa yang memegangnya dialah yang memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu lebih bersinar dari pada semua mahkota raja yang ada di dunia ini."
By : Bunda Holiyah

Bagikan

Jangan lewatkan

Ilmu adalah Kemuliaan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

1 comments:

Tulis comments