Friday, February 18, 2011

Interpersonal Skill

Menurut Tim Microsoft EducationInterpersonal skill itu mencakup beberapa kemampuan :
  • Kemampuan seseorang dalam menghangatkan hubungan
  • Kemampuan seseorang dalam membuat pendekatan yang mudah
  • Kemampuan seseorang dalam membangunhubungan secara konstruktif
  • Kemampuan seseorang dalam menggunakan diplomasi dan teknik untuk mencairkan situasi yang sedang tegang
  • Kemampuan seseorang dalam menggunakan gaya yang dapat menghentikan permusuhan yang merusak sebuah hubungan
Mengapa kita perlu memperbaiki Kemampuan Internasional?
“Manusia yang baik” bukan terjadi dengan sendirinya, melainkan harus dihasilkan melalui kondisi-kondisi tertentu yang disediakan dan dikendalikan secara tepat dan cermat.

Kebutuhan Naluri

Secara naluri,semua manusia membutuhkan manusia lain. Orang yang sudah merasa tidak butuh sama orang lain justru mengingkari nalurinya. Tetapi, meskipun demikian, kita tidak boleh mengandalkan orang lain.Mengandalkan orang lain berbeda dengan membutuhkan orang lain. Mengandalkan orang lain artinya kita menghilangkan keberadaan peranan diri kita bagi diri kita. Ini dilarang oleh akal sehat, agama dan ilmu pengetahuan.
Menurut Horney (Abdul Hamid Mursi,1997), ”Kebutuhan manusia itu bisa digolongkan menjadi tiga:
  1. Bergerak mendekati orang banyak untuk meraih kebutuhan akan cinta
  2. Bergerak menjauhi orang banyak untuk meraih kebutuhannya akan kebebasan dan kemandirian
  3. Bergerak menentang orang banyak untuk memenuhi kebutuhan akan kekuatan.
“Anda tidak bekerja dengan teknologi atau benda.Anda bekerja dengan manusia.”

Sun Tzu (Donald G. Krause 1998) menggambarkan pentingnya Intrapersonal dan Interpersonal skill: ”Jika anda mengetahui para pendukung, para pesaing, dan mengetahui diri anda, maka strategi-strategi anda tidak akan gagal meskipun anda ditantang ratusan kali. Jika anda hanya mengetahui diri anda tanpa mengetahui pemilih-pemilih dan pesaing-pesaing anda, anda dapat mengharapkan kegagalan seiring kesuksesan anda, Jika anda tidak mengetahui diri anda sendiri,demikian pula dengan para pendukung dan pesaing-pesaing anda,anda akan gagal setiap waktu.”

Dalam bahasa agamanya, Interpersonal skill ini disebut mu’amalah (interaksi antarsesama). Agama mengajarkan agar kita memiliki skill kunci dalam hidup,yaitu bisa bermuamalah sama Tuhan dan bisa bermuamalah sama manusia.Dua hal ini harus bisa dimainkan secara seimbang.Kalau kita merasa baik sama Tuhan tapi hubungan kita dengan sesama berantakan,belum tentu kebaikan kita sama Tuhan itu kebaikan yang murni.

“Formula yang handal bagi kesuksesan seseorang adalah mengetahui apa dan bagaimana berhubungan dengan orang lain.” Theodore Roosevelt

Interpersonal dalam Dunia Kerja
Semakin banyak orang yang kita kenal biasanya semakin banyak kita mengenal diri kita
“Satu-satunya rumus paling penting bagi kesuksesan adalah mengetahui bagaimana berhubungan dengan orang lain.” Dale Carnegie
  1. Beberapa ciri utama orang yang bisa merebut peluang
  2. Punya ketajaman intuisi karena seiring melihat ke dalam dirinya (intuitif)
  3. Punya skill berkomunikasi dengan orang lain untuk memperluas jaringan kerja (komunikatif)
  4. Punya motivasi dan gairah untuk yang kuat untuk maju
  5. Punya kecakapan menggunakan dalam bakat yang dimiliki (talented)
  6. Bisa mengolah apa yang lama menjadi baru atau menemukan sesuatu yang baru,’different and differently’(creative)
  7. Inisiatif, kaya prakasa tentang kemajuan
  8. Punya kesadaran bertanggung jawab yang lebih besar untuk memperbaiki dirinya (sense of responsibility)
 “Berpikir adalah fungsi tertinggi dari kemampuan manusia. ”Bob Proctor
“Makhluk yang paling sanggup bertahan adalah yang bisa beradaptasi dengan keadaan. ”Darwin
“Memang mudah untuk menghadirkan ide baru tetapi yang sulit adalah membuang ide lama.
“Jika anda menyukai orang lain,sukailah se-proporsional dan se-fair mungkin. Sebaliknya, jika anda membenci orang, bencilah se-proporsional dan se-fair mungkin.”
“Dua hal yang terpenting dalam berinteraksi adalah melihat perilaku orang lain dan mengatur emosi diri sendiri.”
“Kita bisa mengungkap makna hidup ini dengan tiga cara:melakukan tindakan,menjiwai kebenaran,dan mengalami penderitaan. ”Victor Frankl
“Keras kepala itu suara nafsu sedangkan kemauan keras itu suara hati.”
“Hal yang sangat penting dalam komunikasi adalah mendengarkan apa yang tidak diucapkan. ”Peter F.Drucker
“Kebanyakan orang hanya punya ide untuk mengubah orang lain dan hanya sedikit yang punya ide untuk mengubah dirinya. ”Tolstoy
“Cara yang terbaik untuk merayu dan memahami orang lain adalah menggunakan telinga untuk mendengarkan.”
“Yang membuat orang itu harmonis bukan karena tidak ada konflik,tetapi karena kreatifitas dalam menangani konflik.”
“Satu-satunya rumus yang paling penting bagi kesuksesan adalah mengetahui bagaimana berhubungan dengan orang lain. ”Dale Carnegie

Masalah yang dihadapi orang tua dan para pendidik adalah menetapkan tujuan-tujuan tentang kematangan emosi dan berusaha agar tujuan-tujuan tersebut dapat dicapai. Beberapa kriteria yang dapat dijadikan tujuan kematangan emosi adalah sebagai berikut:
  1. Mampu menahan emosi yang negatif atau dapat menyatakannya secara tidak langsung
  2. Membina dan mengembangkan emosi yang positif(dapat dilakukan dengan memberikan pengalaman-pengalaman yang berhasil)
  3. Mengembangkan toleransi yang tinggi terhadap situasi-situasi yang tidak berkenan di hati
  4. Memperoleh kepuasan sosial yang terus bertambah karena tindakan-tindakan yang sesuai dengan masyarakat
  5. Kebebasan dalam bertindak yang terus bertambah
  6. Kemampuan untuk melakukan pilihan
  7. Bebas dari rasa takut yang beralasan(tak masuk akal)
  8. Bertindak sesuai dengan batas-batas kemampuan.
  9. Berani berbuat salah(dalam arti mencari kebenaran)tanpa ada perasaan tidak akan dihormati
  10. Sadar akan kemampuan dan prestasi orang lain
  11. Mampu meraih kemenangan secara terhormat
  12. Mampu bangkit kembali setelah mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan atau kegagalan
  13. Mampu menangguhkan pemuasan dorongan-dorongan yang bersifat jasmaniah
  14. Kemampuan untuk bersifat terbuka dan menerima keterbukaan dalam hubungan-hubungan interpersonal
  15. Merasa senang dengan kehidupan sehari-hari. Latihan yang berhubungan dengan mental emosional, spiritual dan kegiatan fisik adalah jalur-jalur yang akan membawa kepada kepuasaan hidup sehari-hari
by. Bunda Retno

Bagikan

Jangan lewatkan

Interpersonal Skill
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.