Tuesday, October 26, 2010

Hmmm…bau Bunda !!!


Itulah teriakan pertama kali siswa-siswi kelas 1 MIB Al Ikhlas ketika pertama kali berkunjung ke rumah produksi cecek milik Mas Agus. Pada mulanya mereka enggan menyentuh bahan dasar pembuatan lauk yang terbuat dari kulit sapi tersebut, karena memang baunya menyengat.
Siswa memperhatikan proses pembuatan cecek
Ketika tiba di sana ternyata proses pembuatan cecek sudah sampai di tahap pengangkatan rendaman kulit sapi dibakar untuk kemudian dimasak di sebuah panci yang besar. Alhasil baunya memang benar-benar membuat orang yang pertama kali ke sana akan memilih mundur. Begitupun dengan siswa-siswi Al Ikhlas. 


Namun setelah diprovokator oleh para bundanya: ”Ayo coba lihat bunda aja berani memegang dan tahan baunya, masak kalian kalah?”…..nah setelah itu barulah para siswa bergantian membantu mas Agus mengolah cecek, meski dengan penuh keraguan. “Bunda aq….”, “Bunda aq pengen ngangkat cecek,”, “Bunda baunya koq gak enak sih”. Begitulah celotehan mereka, namun kami yakin bahwa rasa ingin tahu, dan rasa penasaran mereka tentang apa itu cecek mengalahkan segalanya.

Bagikan

Jangan lewatkan

Hmmm…bau Bunda !!!
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.